PHP Form Upload File Sederhana
20 Jan 2010
Langkah-langkah membuat form upload file sederhana dengan PHP (tanpa JavaScript/AJAX):
- Form Upload
<form enctype="multipart/form-data" action="" method="POST"> <input type="hidden" name="MAX_FILE_SIZE" value="30000" /> File: <input name="userfile" type="file" /> <input type="submit" value="Send File" /> </form>
Hal yang esensial (sangat penting) dari form ini adalah:
- atribut method, value: “POST”
- atribut enctype, value: “multipart/form-data”
- hidden field MAX_FILE_SIZE, value: menyatakan pembatasan ukuran file (dalam byte) yang diterima
- field dengan type=“file”, menyatakan lokasi file (di komputer lokal anda) yang akan di-upload
- Validasi Upload dan pindah/salin file
<?php $uploaddir = '/var/www/uploads/'; $uploadfile = $uploaddir . basename($_FILES['userfile']['name']); echo '<pre>'; if (move_uploaded_file($_FILES['userfile']['tmp_name'], $uploadfile)) { echo "File valid, berhasil di-upload.n"; } else { echo "File tidak berhasil diupload!n"; } echo 'Informasi file:'; print_r($_FILES); print "</pre>"; ?>Hal yang perlu diperhatikan:
- Variabel $_FILES merupakan variabel khusus di PHP untuk menangani input bertype file. Variabel ini bekerja seperti variabel $_POST. Variabel $_FILES merupakan array 2 dimensi, indeks pertamanya mengacu pada name pada form, sedangkan indeks kedua adalah ‘name’ (nama file asli di client), ‘type’ (tipe file, contoh: “image/gif”), ’size’ (ukuran file dalam satuan byte), ‘tmp_name’ (nama file sementara sesaat setelah di-upload ke server), ‘error’ (kode status/error).
- Berbagai “Error Code” yang mungkin dihasilkan oleh $_FILES['userfile']['error'] (bisa berupa konstanta atau nilai integer):
- UPLOAD_ERR_OK – Nilai: 0;
Upload sukses (tidak ada error). - UPLOAD_ERR_INI_SIZE – Nilai: 1;
File yang diupload berukuran lebih besar daripada setting upload_max_filesize yang ditentukan oleh php.ini. - UPLOAD_ERR_FORM_SIZE – Nilai: 2;
File yang diupload berukuran lebih besar daripada setting upload_max_filesize yang ditentukan oleh MAX_FILE_SIZE (form). - UPLOAD_ERR_PARTIAL – Nilai: 3;
Upload file tidak lengkap. - UPLOAD_ERR_NO_FILE – Nilai: 4;
Tidak ada file yang ter-upload. - UPLOAD_ERR_NO_TMP_DIR – Nilai: 6;
Tidak ditemukan folder temporary (server) - UPLOAD_ERR_CANT_WRITE – Nilai: 7;
Tidak ada hak akses write di server. - UPLOAD_ERR_EXTENSION – Nilai: 8;
Nama file dilarang oleh ekstensi file.
- UPLOAD_ERR_OK – Nilai: 0;
- Fungsi move_uploaded_file() gunanya untuk memindahkan file sementara (temporary server file) ke lokasi yang diinginkan.
- Fungsi print_r() tidak ada kaitannya dengan proses upload. Fungsi ini hanya untuk menampilkan struktur data variabel bertipe array.
Tips Migrasi Hosting Web
13 Jan 2010
Hampir seharian ini saya habiskan waktu online saya untuk migrasi tempat hosting. blog Pemrograman dan Internet ini saya pindahkan dari penyedia layanan hosting mancanegara (berlogo buaya, hosting dapat gratis dari teman kuliah), menuju ke sebuah penyedia layanan hosting Indonesia (yang homepage situsnya populer dengan banyak gambar hantu).
Ada beberapa hal yang membuat saya agak tobat dan mungkin perlu dicatat jika ingin berpindah/migrasi web hosting. Untuk kali ini saya batasi sedikit pembahasannya yang berhubungan dengan instalasi WordPress.
Read more »
Google DNS vs OpenDNS
22 Dec 2009
Dikutip dari blog OpenDNS: Some thoughts on Google DNS
Google baru saja meluncurkan layanan DNS saat ini, hampir tepat empat tahun setelah rilis OpenDNS. Hal ini tidak mengherankan karena hanya masalah waktu bagi salah satu raksasa Internet menyadari pentingnya strategi DNS. Kami (OpenDNS) telah menerima banyak pertanyaan dari blogger, wartawan, teman dan yang paling penting, pengguna kami. Maka kami ingin berbagi pikiran kami tentang apa artinya ini untuk ruang DNS rekursif dan apa artinya bagi OpenDNS.
- Google DNS tidaklah sama dengan OpenDNS. Bila Anda menggunakan Google DNS, Anda memperoleh pengalaman yang telah mereka alami. Bila Anda menggunakan OpenDNS, Dashboard Anda mendapatkan kontrol untuk mengelola pengalaman Anda seperti yang Anda inginkan untuk Anda, keluarga Anda atau organisasi Anda. Orang menggunakan OpenDNS karena kita adalah perintis dan inovator dalam ruang DNS, paling aman menawarkan layanan DNS rekursif sekitar. Kami menjalankan DNS cache terbesar, tercepat resolvers, dan kami menawarkan yang paling fleksibel dalam melakukan pengontrolan pengalaman DNS Anda. Sebagai contoh, orang-orang IT ingin memblokir malware dalam DNS, kadang-kadang orangtua ingin memblokir konten tertentu dari anak-anak. Semua itu dan lebih dimungkinkan dengan DNS kami. Hal ini tidak dengan Google DNS. Tentu saja, kita tidak memaksa hal-hal itu, kami menawarkan mereka sebagai kontrol yang Anda kelola cara Anda lihat cocok. Menyediakan orang-orang dengan pilihan adalah inti persembahan kita.
- Hal itu berarti bahwa Google menyadari bahwa DNS adalah bagian penting dari infrastruktur internet kami dan bahwa hal itu penting strategis untuk membantu orang secara aman dan terpercaya menavigasi Internet. Ini adalah sesuatu yang kita sudah diperjuangkan sejak hari pertama dan akan selalu menjaga sebagai misi utama kami. Inilah sebabnya mengapa perusahaan besar konsumen beralih ke OpenDNS juga, bukan karena gratis tapi karena itu yang terbaik dan kita menambahkan nilai pada DNS dan meningkatkan keamanan jaringan mereka.
- Google menyatakan bahwa layanan ini lebih baik karena tidak memiliki iklan atau redirection. Tapi Anda harus ingat mereka juga terbesar dan pengalihan perusahaan periklanan di Internet. Untuk berpikir bahwa layanan DNS Google adalah untuk kepentingan internet akan sangat naif. Mereka tahu ada nilai dalam mengendalikan internet anda lebih banyak pengalaman dan kami akan mengharapkan mereka untuk mengeksplorasi yang sepenuhnya. Dan tentu saja, kita selalu telah melindungi privasi pengguna dan tidak pernah menjual data DNS kami. Berikut adalah link ke kebijakan privasi kami.
- Hal ini berarti bahwa Google membawa kesadaran kepada khalayak luas bahwa ada pilihan ketika datang ke DNS dan bahwa pengguna tidak harus menerima apa yang menyediakan ISP mereka. Dan kami percaya bahwa memiliki pilihan adalah hal yang baik – sama seperti pengguna internet telah unbundled email mereka ke layanan seperti Gmail, Yahoo! Mail dan Hotmail orang telah unbundling DNS mereka dan beralih ke OpenDNS dalam jumlah besar untuk 3+ tahun terakhir karena kita lebih baik.
- Tidak jelas bahwa pengguna internet benar-benar ingin Google untuk tetap memegang kendali atas jauh lebih banyak dari pengalaman internet mereka daripada yang mereka lakukan sudah – dari Chrome OS di bagian bawah tumpukan ke Google Search di bagian atas, hal ini menjadi sebuah end-to -end infrastruktur semua dijalankan oleh Google, perusahaan periklanan terbesar di dunia. kami lebih suka internet heterogen dengan banyak pihak yang bekerja sama untuk membuat hal ini bekerja sebagai lawan dari Internet dijalankan oleh satu perusahaan besar.
Jadi, bagaimana dampak ini kami? Masih terlalu dini untuk mengatakan, tetapi sebagian besar kami pikir ini adalah hal yang baik bagi kami. Google DNS saat ini menawarkan tidak ada pilihan dan fleksibilitas bahwa layanan kami tidak. Itu baru dan belum teruji. Karena itu, mendorong kita untuk terus membuat pelayanan kami lebih baik. Dan akhirnya, kami bisnis yang telah tumbuh secara agresif sejak kami meluncurkan dan telah bersaing di pasar yang adil dan menang. Ini menimbulkan kesadaran tentang pentingnya DNS dan memotivasi kami untuk terus memberikan pelayanan kelas dunia untuk khalayak global dan terus berinovasi.
Kami akan terus melakukan itu tanpa gangguan dari Google atau pemain lain di DNS atau ruang keamanan. Tapi kami menyambut Google ke lingkungan kami.
Pengetahuan Dasar Domain Name
22 Dec 2009
Apakah Domain itu ?
Domain adalah nama unik yang diberikan untuk mengidentifikasi nama server komputer seperti web server atau email server di internet.
Domain memberikan kemudahkan pengguna di internet untuk mengingat nama dan melakukan akses ke server yang hendak dikunjungi daripada mengingat-ingat alamat Internet Protocol (IP).
Perbedaan Domain dan Hosting
Hosting adalah ruang penyimpanan pada komputer server dimana data dan file ditempatkan.
Domain adalah alamat yang di gunakan untuk menuju tempat penempatan data dan file tersebut.
Analogi sederhana :
- Analogi kartu seluler-ponsel
Dalam hal ini jika hosting diumpamakan sebagai perangkat ponsel anda, maka domain adalah no.kartu selular anda; - Analogi tempat parkir-mobil
Dalam hal ini hosting diumpamakan sebagai tempat parkir, sedangkan domain adalah banyaknya mobil yang dapat diparkir pada hosting
Bagian-bagian Domain Name
Suatu Domain Name memiliki sedikitnya 2 atau 3 bagian/tingkatan/level :
- Top-level domain (TLD)
Terdiri atas 2 grup/klasifikasi:- Generic TLD (gTLD) atau level domain atas untuk umum,
contoh: .com, .net, .org, .biz, .info - Country Code TLD (ccTLD) atau level domain berbasis kode negara,
contoh: .id, .us, .in
- Generic TLD (gTLD) atau level domain atas untuk umum,
- Second-level domain (SLD)
Merupakan nama domain yang diletakkan di sebelah depan TLD- contoh SLD dengan gTLD: google.com
- contoh SLD dengan ccTLD: google.de, .web.id, .co.id
- Third-level domain
Merupakan sub dari SLD
contoh: tegar.web.id
Logo resmi Euro 2012 Polandia-Ukraina diluncurkan! Inilah identitas visual dan slogan untuk UEFA EURO 2012™ yang telah diluncurkan di Mykhailivska Square, Kiev. Logo ini jelas menunjukkan bahwa tuan rumah Ukraina dan Polandia siap ‘Membuat Sejarah Bersama-sama’.
Read more »